Do'a-do'a terucap dari lisanku,
Untukmu kumohonkan pada ILLAHI,
TUHAN...
Tuntunlah hatiku,
Jelmakanlah menjadi nyata atas rasa ini,
Biar kutuang pesan hatiku,
Pada perempuanku yang masih dalam tanda tanya,
Kepadamu dinda misteri ILLAHI,
Sedang apa Kau disana,
Kemana Kau aku mencari,
Mungkinkah kita sama-sama menulis puisi tentang rasa hati,
Memohon cepat dipertemukan jiwa kita,
Untukmu tulang rusukku nanti,
Percayalah...
Aku berjalan menujumu atas Ridho ILLAHI,
Maka ucaplah terus do'a-do'amu
Karna sungguh hanya itulah peta bagiku
Tuk temukan hatimu wahai tulang rusukku.
Kepadamu dinda misteri ILLAHI,
Sedang apa Kau disana,
Kemana Kau aku mencari,
Mungkinkah kita sama-sama menulis puisi tentang rasa hati,
Memohon cepat dipertemukan jiwa kita,
Untukmu tulang rusukku nanti,
Percayalah...
Aku berjalan menujumu atas Ridho ILLAHI,
Maka ucaplah terus do'a-do'amu
Karna sungguh hanya itulah peta bagiku
Tuk temukan hatimu wahai tulang rusukku.